(Rabu, 29/07/2026) Turi, Lamongan – Plt. Camat Turi, Bapak Moch. Na'im, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Implementasi Biopori untuk Mewujudkan Lingkungan Desa yang Lestari dan Berkelanjutan yang diselenggarakan di Desa Keben, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di bidang pelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, dosen pembimbing, mahasiswa KKN UNISLA dan UTHM, tokoh masyarakat, serta warga Desa Keben. Implementasi biopori dilakukan sebagai salah satu solusi sederhana dan ramah lingkungan untuk meningkatkan daya resap air, mengurangi genangan, serta mengelola sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Camat Turi, Bapak Moch. Na'im, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UNISLA dan UTHM atas inovasi serta kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat melalui program pelestarian lingkungan. Beliau berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi program sesaat, tetapi mampu memberikan manfaat jangka panjang dan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menerapkan pola hidup yang peduli terhadap lingkungan, dimulai dari langkah-langkah sederhana seperti pembuatan lubang biopori, pengelolaan sampah organik, serta pemanfaatan pekarangan secara produktif. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan desa yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan implementasi biopori dapat menjadi contoh praktik baik yang dapat diterapkan secara luas di wilayah Kecamatan Turi. Pemerintah Kecamatan Turi berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inovasi dan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada pelestarian lingkungan, sehingga terwujud desa yang lebih tangguh, lestari, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.




