(Jum'at, 12/6/2026) Turi, Lamongan – Dalam upaya mendukung peningkatan akses pendidikan dan menyukseskan program Wajib Belajar 13 Tahun, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Aksi Biru ATS (Anak Tidak Sekolah) Kembali Sekolah Melalui Bakti Insan Guru yang bertempat di Pendopo Kecamatan Turi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mengurangi angka anak tidak sekolah serta mendorong terpenuhinya hak pendidikan bagi seluruh anak di wilayah Kabupaten Lamongan, khususnya Kecamatan Turi.
Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Pemerintah Kecamatan Turi, kepala desa, kepala sekolah, guru, pengawas pendidikan, serta berbagai pihak yang memiliki peran dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak. Acara dibuka secara langsung oleh Plt. Camat Turi, Bapak Moch. Na'im, S.Sos., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa Aksi Biru ATS (Anak Tidak Sekolah) Kembali Sekolah Melalui Bakti Insan Guru merupakan gerakan yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mendampingi, dan mengembalikan anak-anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan agar dapat kembali mengenyam pendidikan formal maupun nonformal sesuai dengan jenjang dan kebutuhannya. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.
Plt. Camat Turi juga mengajak seluruh pemerintah desa, lembaga pendidikan, serta masyarakat untuk turut aktif mendukung program tersebut dengan melakukan pendataan, pendampingan, dan pendekatan kepada keluarga yang memiliki anak tidak sekolah. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting dalam menciptakan generasi penerus yang berkualitas dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Melalui sosialisasi ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan program, strategi penjangkauan Anak Tidak Sekolah (ATS), serta peran masing-masing pihak dalam mendukung keberhasilan program. Diharapkan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mengawal pelaksanaan Aksi Biru ATS di wilayah Kecamatan Turi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak anak yang kembali mendapatkan akses pendidikan dan melanjutkan proses belajar mereka. Pemerintah Kecamatan Turi mendukung penuh program yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing, sekaligus menyukseskan program Wajib Belajar 13 Tahun di Kabupaten Lamongan.




